Setelah Sukses menyelenggarakan Haul Pertama Almaghfurlah KH.Abdurahman Wahid Setahun silam,Gp Ansor PCINU Arab Saudi kembali menggelar Haul Gus Dur kedua yang diselenggarakan kemaren hari Jumat Tanggal 13 Januari 2012 dilantai 4 ruang ICMI gedung TPQ Annasyiriyah Jeddah Arab Saudi.Acara dimulai setelah Maghrib dengan Hataman Al Quran 30 Juzz Binnadhor yang dipimpin oleh Sahabat Khaerul Huda Al Hafidz dan ditutup dengan doa KhotmilQuran oleh Rais Syuriah PCINU KH.Mahfudz Mas'ud Lc.Disambung berurutan Solat Isya berjamaah,pembacaan Tahlil dan Tabarauk Surat Yasin yang dipimpin oleh KH.Firdaus Abdul Manan selaku Ketua Pengurus Masjid Indonesia Jeddah,kemudian pembacaan ayat suci Al Quran oleh Sahabat Nur Holis Asfan disempurnakan dengan pembacaan Solawat Nabi oleh Sahabat Khaerul Huda.
Sedikit berbeda dengan haul Gus Dur yang pertama,Haul kali ini Gp Ansor PCINU Arab Saudi sebagai panitia acara yang didukung penuh oleh PCINU dan Muslimat PCINU Arab Saudi sengaja mengundang fihak KJRI sebagai perwakilan pemerintah Republik Indonesia,elemen masyarakat Indonesia di Jeddah,perwakilan Parpol,LSM Buruh Migran Indonesia yang ada di Jiddah,Jamiyyah MTI,Himpunan Masyarakat Madura di Arab Saudi,Persatuan Masyarakat Indonesia di Saudi Arabia serta turut mengundang Kepala Sekolah beserta Dewan Guru Sekolah Indonesia Mekkah dan Dewan Guru TPQ Annasyiriyah.disamping itu pula Warga NU dan simpatisan Gus Dur.
Dalam sambutan panitia yang diwakili oleh Sahabat Mahfud Mustofa tampak terlihat kebahagian Panitia dengan hampir penuhnya ruangan ICMI oleh hadirin.Panitia berharap acara seperti ini berkesinambungan dan bersinergi antara Ormas yang ada diJeddah.Sambutan kedua dibawakan oleh Sahabat Nur Mustofa Kamal selaku Ketua GP.Ansor PCINU masa bakti 2010-2015,yang pada kesempatan tersebut menegaskan kembali pernyataan sikap Ketum Ansor Pusat bahwa GP.Ansor sebagai Penerus dan Pengemban Pemikiran Gus Dur mengutuk bentuk kekerasan Atas nama Agama yang kini ramai terjadi di Indonesia,Secara langsung Sahabat Nur Mustofa Kamal memohon kepada tokoh Madura dan sahabat Ansor asal Madura untuk berperan aktif dalam memelihara kerukunan dan perdamaian sesama anak bangsa yg berbeda pendapat dan berbeda keyakinan dengan alasan:Kekerasan dengan sebab apapun itu sangat bertentangan dengan Spirit of Gus Dur.Hal ini menyikapi kejadian kekerasan yang terjadi di salah satu daerah di Madura.
Di karenakan Ir.Ahmad Fuad sedang berada di Indonesia sambutan PCINU diwakili oleh KH.Imron Mashudi yang pada kesempatan tersebut mengulas sejarah keberadaan PCINU Arab Saudi tak lepas atas jasa Gus Dur,dikemudian hari pembentukan cabang istimewa NU Arab Saudi ini mengilhami pembentukan cabang istimewa NU diberbagai penjuru dunia.Adapun pembentukan Gp.Ansor Arab Saudi Dua tahun silam yang disaksikan dan dilakukan oleh Pengurus PCINU Arab Saudi menjadikan GP.Ansor Arab Saudi sebagai Banom NU kepemudaan yang ada di luar negri,tak lain untuk menampilkan Islam ala Indonesia yang moderat dan Rahmatan lil Aalamin.
Dalam mauidhoh hasanahnya, Rais Syuriyah PCINU KH Mahfudz Mas'ud memberikan makna atas tema haul ke-2 Gus Dur, yaitu meneruskan perjuangan Gus Dur dalam membina umat harus benar-benar dilaksanakan karena Gus Dur adalah sosok manusia yang sangat menghindari konflik, contohnya kasus perbedaan keyakinan. Gus Dur selalu mengambil jalan toleransi yang damai.Beliau menutupnya dengan doa bersama.
Rais Syuriah PCINU Arab Saudi KH.Mahfudz Mas'ud saat memberikan Mauidhoh Hasanah
Panitia Haul Gus Dur memberikan sambutan
Sambutan PCINU KH.Imron Mashudi
Hadirin
Hadirin
Ibu Muslimat beserta dewan guru TPQ Annasyiriyah hadir dalam acara Haul Gus Dur
Ibu Muslimat beserta dewan guru TPQ Annasyiriyah hadir dalam acara Haul Gus Dur
Dokumentasi Muulid Nabi SAW setahun yang lalu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar